Dua orang tukang becak yang kebetulan tidak berpendidikan formal tinggi mempunyai masalah. Yang satu bersikeras bahwa pendapatnya yang benar. Satunya lagi tidak terima pendapatnya disalahkan. Debat kusirpun berlangsung keras. Saling potong pembicaraan dan tak satu pun yang mau mendengarkan. Sampai puncaknya, karena tidak bisa menahan emosi, adu fisik pun terjadi. Beruntung ada tukang becak lain yang sedang mangkal di dekat tempat tersebut. Dia pun berusaha melerai, tetapi ternyata tidak mudah. Saking jengkelnya, dia berteriak, “Sudah. Jangan berkelahi, kayak mahasiswa saja!”. Seketika juga, kedua tukang becak yang berkelahi melihat si pelerai dan akhirnya mereka berhenti berkelahi dengan tersenyum kecut. Read the rest of this entry »
Posted by Fathul Wahid