Ternyata ungkapan di atas tidak selamanya benar. Dalam buku The Wisdom of Crowds, James Surowiecki menyatakan bahwa pertanyaan tersebut benar jika empat kondisi terpenuhi: (a) adanya opini yang beragam (diversity of opinion) – setiap orang harus mempunyai informasi privat, meskipun hanya merupakan interpretasi lain atas fakta yang ada, (b) independen – opini orang tidak ditentukan oleh opini orang-orang sekitarnya, (c) desentralisasi – orang dapat memanfaatkan pengetahuan lokal, dan (d) agregasi – adanya mekanisme yang menggabungkan informasi privat ke dalam keputusan kolektif. Read the rest of this entry »
Banyak kepala lebih baik daripada satu kepala?
15 September 2009Jaga hati, kesehatan, dan reputasi
7 September 2009Seorang kawan sedang mendapat ujian berat. Sudah beberapa bulan dia dapatkan. Tetapi alhamdulillah, kawan saya masih sanggup menghadapinya. Saya sering katakan ke kawan saya, mengutip nasihat dari senior saya, pada usia seperti kita ini, sudah saatnya kita berusaha keras menjaga (1) hati, (2) kesehatan, dan (3) reputasi.
Read the rest of this entry »
Perjalanan Sebuah Buku Diffusion of Innovations
9 July 2009
Ini adalah kolekasi buku kedua saya dengan judul yang sama. Buku ini harus dipesan lewat Amazon.com karena tidak dijual di Indonesia. Banyak cerita yang menyertai buku dengan judul Diffusion of Innovation karya Everett M. Rogers ini. Buku pertama, saya beli tahun 2002 ketika sedang sekolah di Norwegia. Buku setebal 550 halaman ini nampaknya sudah saya baca berkali-kali. Ada sesuatu yang luar biasa di sana. Betapa tidak, edisi pertama buku ini terbit tahun 1962 dan selalu direvisi dengan tambahan kasus-kasus modern sampai tahun 2003; 41 tahun.
Pada tahun 2003, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Bandung kirim e-mail ke saya. Niatnya sederhana: pinjam buku untuk difotokopi. Dia sengaja datang dari Bandung dan bertamu ke rumah saya untuk meminjam beberapa jam buku tersebut untuk dikopi. Malam harinya pun dia kembali ke Bandung. Luar biasa perjuangan mahasiswi ini untuk mendapatkan beberapa bab dalam buku ini. Dia tahu saya mempunyai buku tersebut karena membaca salah satu tulisan saya yang bisa diakses di Internet dan salah satu pustakanya adalah buku ini. Read the rest of this entry »
Inovasi Titik Temu
9 July 2009
Alhamdulillah masih bisa meluangkan waktu baca buku. Sepulang kerja agak sore, sengaja saya mampir ke Social Agency untuk melihat-lihat buku baru. Cukup lama saya berdiri dan membalik-balik buku. Puluhan buku saya baca sinopsisnya. Mulai dari buku agama, pendidikan, filsafat, sampai dengan manajemen.
Ada yang menggelitik saya di sana. Saya temukan lebih dari 8 judul buku dengan nama pengarang Suyadi. Semuanya saya baca sinopsisnya. Trenyuh saya. Suyadi adalah kawan saya di Masjid Tunas Melati. Dia dulu adalah takmir masjid ketika masih mahasiswa. Hampir setiap hari dulu saya ketemu di masjid. Read the rest of this entry »
Si Tangan Kotor
25 June 2009Aneh! Ketika saya menemukan orang yang tidak mau melakukan apa yang menjadi tanggungjawabnya. Kok bisa ya? Ketika saya melihat orang yang meneruskan tanggungjawab yang seharusnya dia lakukan kepada orang lain, sedang dia sendiri tidak melakukan sesuatu yang lebih penting, tetapi hanya karena tidak mau tangannya kotor. Ya, kotor dalam arti literal, sebenarnya. Berkeringat, berdebu, kucel, dan capek. Read the rest of this entry »
Good to Great: Level 5 Leadership
31 May 2009Sebenarnya sudah lebih dari tiga tahun saya baca buku Good to Great, karya Jim Collins yang sukses dengan bukunya yang lain, Built to Last. Hanya saja, ketika dalam banyak kesempatan Pak Luthfi, guru dan senior saya yang sekarang menjadi Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII banyak menyinggung dalam banyak kesempatan, saya terusik untuk membaca ulang. Saya tidak tahu alasan Pak Luthfi tidak memperjelas konsep ini dalam berbagai kesempatan tersebut. Kesadaran etis mungkin yang membatasi. Read the rest of this entry »
Command-leadership vs Servant-leadership
27 May 2009Bayangkan Anda saat ini memegang sebuah jabatan yang lumayan tinggi. Coba jawab beberapa pertanyaan berikut dengan cepat tanpa berpikir panjang. Mana yang lebih Anda sukai, (a) dilayani atau (b) melayani? Mana yang lebih penting, (a) kekuasaan jabatan dibandingkan tanggungjawab yang menyertainya, atau (b) sebaliknya? Jika ada kolega yang lebih berkompeten, apakah Anda akan (a) bersaing untuk mendapatkan jabatan, atau (b) merelakan dia memegang jabatan tersebut? Jika jawaban Anda (a) untuk semua jawaban, tidak salah, Anda mungkin memang tipikal kebanyakan pemimpin di negeri ini. Anda punya banyak teman. Nah, kalau (b)? Anda adalah pemimpin yang spesial. Tidak banyak pemimpin yang seperti ini. Read the rest of this entry »
Komitmen
24 May 2009Menurut Cambridge Advanced Learner’s Dictionary, Anda disebut berkomitmen “when you are willing to give your time and energy to something that you believe in, or a promise or firm decision to do something”, ketika Anda mau memberikan waktu dan energi untuk sesuatu yang kita yakini, atau sebuah janji, atau sebuah keputusan bulat untuk melakukan sesuatu. Semua orang mempunyai keterbatasan waktu dan energi, tetapi dengan komitmen yang baik, waktu dapat “dibuat” dan energi dapat “dikumpulkan”. Read the rest of this entry »
The Black Swan
22 May 2009
Dalam beberapa minggu terakhir, di sela-sela aktivitas, saya alhamdulillah masih berkesempatan membaca sebuah buku yang sangat menarik. Judulnya The Black Swan, Angsa Hitam Karya Nassim Nicholas Taleb. Banyak hal-hal provoking di dalamnya yang meruntuhkan pemahaman-pemahaman kita selama ini dalam melihat sebuah realita Read the rest of this entry »
Pemimpin vs Bos
8 March 2009Ketika masih mahasiswa, saya teringat, berbagai pelatihan yang saya ikuti. Beberapa pelatihan diselesaikan pada malam hari, bahkan dini hari. Malam itu kami berkumpul di sebuah lapangan di tengah kampus ITB dan acara pun dimulai. Sesi malam itu, yang berakhir sekitar jam 2 pagi, adalah sesi terakhir. Materi utamanya adalah penguatan tim. Dalam suasana hening dan gelap. Kamipun secara bersama-sama berteriak (mungkin agak sedikit bodoh, kenapa harus berteriak), untuk menjawab pertanyaan: Who is the leader? Siapa itu pemimpin? Read the rest of this entry »
Posted by Fathul Wahid
Posted by Fathul Wahid
Posted by Fathul Wahid