Analisa atau analisis

23 October 2009

Tidak jarang saya harus memberikan ’kuliah’ bahasa Indonesia kepada beberapa mahasiswa yang saya bimbing dalam penulisan Tugas Akhir. Sebabnya sangat sederhana: banyak di antara mereka yang mengabaikan tatacara penulisan bahasa Indonesia yang benar.
Read the rest of this entry »


Teladan dari para pendahulu

10 October 2009

Tepat pada tanggal 17 Ramadlan 1430 H, UII meresmikan pemberitahan nama Gedung Rektorat menjadi Gedung H. GBPH. Prabuningrat. Pak Prabu, panggilang akrab beliau, adalah rektor UII yang keempat. Pada 25 Juli 1970, beliau mendapat amanah sebagai Ketua Presidium (pada saat ini UII dipimpin oleh presidium), dan pada 1 Agustus 1973, dilantik menjadi rektor. Amanah ini dijalankan sampai akhir hayat beliau pada 31 Agustus 1982. Beliau memimpin UII selama 13 tahun. Hanya rektor pertama UII, Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir yang melebihi lama beliau memimpin. Pak Kahar memimpin UII selama 15 tahun. Read the rest of this entry »


Banyak kepala lebih baik daripada satu kepala?

15 September 2009

wisdomofcrowdsTernyata ungkapan di atas tidak selamanya benar. Dalam buku The Wisdom of Crowds, James Surowiecki menyatakan bahwa pertanyaan tersebut benar jika empat kondisi terpenuhi: (a) adanya opini yang beragam (diversity of opinion) – setiap orang harus mempunyai informasi privat, meskipun hanya merupakan interpretasi lain atas fakta yang ada, (b) independen – opini orang tidak ditentukan oleh opini orang-orang sekitarnya, (c) desentralisasi – orang dapat memanfaatkan pengetahuan lokal, dan (d) agregasi – adanya mekanisme yang menggabungkan informasi privat ke dalam keputusan kolektif. Read the rest of this entry »


Jaga hati, kesehatan, dan reputasi

7 September 2009

Seorang kawan sedang mendapat ujian berat. Sudah beberapa bulan dia dapatkan. Tetapi alhamdulillah, kawan saya masih sanggup menghadapinya. Saya sering katakan ke kawan saya, mengutip nasihat dari senior saya, pada usia seperti kita ini, sudah saatnya kita berusaha keras menjaga (1) hati, (2) kesehatan, dan (3) reputasi.
Read the rest of this entry »


Perjalanan Sebuah Buku Diffusion of Innovations

9 July 2009

diffusionIni adalah kolekasi buku kedua saya dengan judul yang sama. Buku ini harus dipesan lewat Amazon.com karena tidak dijual di Indonesia. Banyak cerita yang menyertai buku dengan judul Diffusion of Innovation karya Everett M. Rogers ini. Buku pertama, saya beli tahun 2002 ketika sedang sekolah di Norwegia. Buku setebal 550 halaman ini nampaknya sudah saya baca berkali-kali. Ada sesuatu yang luar biasa di sana. Betapa tidak, edisi pertama buku ini terbit tahun 1962 dan selalu direvisi dengan tambahan kasus-kasus modern sampai tahun 2003; 41 tahun.

Pada tahun 2003, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Bandung kirim e-mail ke saya. Niatnya sederhana: pinjam buku untuk difotokopi. Dia sengaja datang dari Bandung dan bertamu ke rumah saya untuk meminjam beberapa jam buku tersebut untuk dikopi. Malam harinya pun dia kembali ke Bandung. Luar biasa perjuangan mahasiswi ini untuk mendapatkan beberapa bab dalam buku ini. Dia tahu saya mempunyai buku tersebut karena membaca salah satu tulisan saya yang bisa diakses di Internet dan salah satu pustakanya adalah buku ini. Read the rest of this entry »