Kurikulum TI Pendidikan Tinggi Belum Sesuai Kebutuhan

Yogyakarta, Kompas – Pembelajaran bidang teknologi informasi di perguruan tinggi dinilai masih belum sejalan dengan kebutuhan industri atau pengguna jasa. Untuk itu, diperlukan perbaikan terus- menerus terhadap kurikulum bidang teknologi informasi di pendidikan tinggi.

Hal itu diungkapkan Fathul Wahid, Sekretaris Jurusan Teknik Informatika (TI), Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Rabu (5/4), di ruang kerjanya. “Hal utama yang masih kurang dimiliki para lulusan dan mahasiswa teknik informatika adalah penguasaan soft skill,” katanya.

Fathul mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukannya, kemampuan yang dimiliki sarjana dan pekerja TI yang sangat diutamakan oleh industri adalah kemampuan soft skill dan kemampuan hard skill. Kemampuan hard skill yang sangat diperlukan atau harus dimiliki lulusan itu, yakni penguasaan sistem dan jaringan komputer, sistem informasi dan perangkat lunak, serta multimedia.

Penelitian itu dilakukan dengan metode pemindaian atas 678 iklan display lowongan pekerjaan bidang TI yang dimuat di lima media massa besar nasional, yakni Kompas, Bisnis Indonesia, Koran Tempo, Republika, dan Media Indonesia. Pemindaian dilakukan selama 128 hari, mulai 18 Juli-24 Oktober 2005. Metode kedua adalah dengan survei kepada komunitas teknologi informasi di Indonesia secara online, yang melibatkan 126 responden.

“Kedua metode memberikan hasil yang saling menguatkan. Secara umum, baik hard skill dan soft skill dianggap penting dalam melakukan pekerjaan,” ujarnya.

Fathul mengungkapkan, dari penelitian itu diketahui soft skill yang dibutuhkan cenderung sama untuk semua jenis pekerjaan, sedangkan hard skill tergantung bidang pekerjaan. “Kemampuan soft skill yang dibutuhkan adalah yang terkait dengan manajemen dan bisnis, atau kewirausahaan, kemampuan komunikasi lisan dan tertulis, kemampuan menyelesaikan masalah, dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya. Menurut Fathul, soft skill itulah yang harus dibangun dan ditanamkan kepada mahasiswa TI.

“Perlu ada perombakan kurikulum TI di perguruan tinggi beserta cara pembelajarannya. Mahasiswa harus dilatih agar mempunyai soft skill yang baik,” ucap Fathul. (RWN)

*Dimuat di Harian Kompas, 6 April 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: