On The Road to Academic Greatness – A Parable

Majalah Science (www.sciencemag.org) edisi 7 September 2007 menerbitkan sebuah artikel yang saya yakin sangat relevan dengan isu hangat tentang komodifikasi pendidikan seperti tercantum dalam Peraturan Presiden No. 77 Tahun 2007. Intinya, pemerintah membuka kran investasi asing penguasaan modal sampai dengan 49% mulai pendidikan dasar. Ruaaar biasa! Kritik pun banyak dilakukan oleh kalangan akademisi, termasuk kemungkinkan dilakukan judicial review atas Perpres tersebut.

Artikel di Majalah Science tersebut ditulis oleh D. S. Greenberg seorang jurnalis senior yang menulis buku (dalam proses penerbitan oleh University of Chicago) yang berjudul Science for Sale: The Perils, Rewards, and Delusions of Campus Capitalism. Artikel yang berjudul “On The Road to Academic Greatness — A Parable” atau jika diterjemahkan bebas menjadi “Jalan Menuju Keunggulan Akademik – Sebuah Ibarat” merupakan bagian dari buku yang akan terbit tersebut.

Artikel fiktif ini menceritakan keberhasilan seorang Rektor di University of Avarice (“Universitas Ketamakan”) yang luar biasa membuat universitas pinggiran yang terdengar menjadi universitas sangat terkenal hanya dalam waktu singkat. Tetapi, keberhasilan tersebut ternyata ibarat “pepesan kosong” dengan pengemasan luar biasa tetapi penuh kebohongan. Singkat kata, Dr. Grant Swinger (yang memang suka lompat-lompat jabatan demi kepentingan finansial dia), Rektor tersebut tidak lama di University of Avarice karena adanya tawaran menduduki jabatan lain yang lebih empuk. Langkah luar biasa nekad Rektor tersebut tidak serta merta meninggalkan reputasi baik, tetapi justru masalah. “Pepesan kosong” tersebut pun akhirnya terbongkar setelah dilakukan audit.

Fenomena ini bisa jadi juga mengjangkiti sebagian perguruan tinggi di Indonesia. Betapa tidak. Manipulasi data, yang juga disinyalir oleh Koordinator Kopertis V, Prof. Budi, sering terjadi. Tujuannya hanya untuk kepentingan jangka pendek yang biasanya tidak jauh dari materiil. Termasuk dalam manipulasi tersebut adalah prestasi akademik, jumlah dosen, jumlah mahasiswa, dan yang lainnya.

Saya tidak tahu apakah saya yang salah informasi. Coba perhatikan data berikut.

Kopertis Wilayah V nampaknya salah satu yang jumlah PTS-nya terbesar, data terakhir lebih dari 100. Jumlah mahasiswa yang terdaftar hampir 150.000. Bandingkan dengan Kopertis lain. Jumlah dosennya, 6.500 lebih sedikit. Lagi-lagi bandingkan dengan Kopertis lain. Ada dua kemungkinan. Pertama, memang PTS tidak semudah PTN dalam mengadakan dosen yang digaji pemerintah, sehingga memang sedikit jumlah. Jujur dalam pengisian laporan tetapi memang seringkali belum mencukup rasio kecukupan dosen dan mahasiswa. Kedua, apakah ada kemungkinan di wilayah lain yang bermasalah? Mudah-mudahan tidak? Kalau memang tidak, nampaknya PTS di Kopertis V tidak perlu sungkan untuk studi banding ke PTS lain di Kopertis VI misalnya, bagaimana mengelola dosen yang hampir dua kali lipat dengan jumlah mahasiswa yang hampir sama.

Sekali lagi posting ini sama sekali tidak berpretensi meragukan data yang ada di http://www.evaluasi.or.id, tetapi data detil untuk klarifikasi per Kopertis memang tidak tersedia. Ada yang dapat menunjukkan cara klarifikasi?

5 comments
  1. benbego said:

    kayaknya hal itu juga terjadi dikampusku dulu! Dan sepertinya ngga beda dengan instansi pendidikan lainnya! Sami mawon!😀

  2. fathulwahid said:

    Nah lo!

  3. hanafi said:

    reviewnya mantap pak, peningkatan investasi di dunia akademis ternyata tidak serta merta menjadi hal yang positif ya pak?

    kalo boleh usul. mohon anda tulis tentang audit sistem informasi jg dong .

    hanafi.

  4. fathulwahid said:

    makasih usulnya mas. saya juga sedang mempelajari audit sistem informasi, cuma belum khatam. mau ikut sertifikasi certified information systems auditor (CISA) belum ketemu waktunya. kalau mas hanafi bisa ikut CISA, sekarang yang sedang butuh banyak.

  5. njlimet nggak ya pak, soalnya takut otaknya nggak nyampe, hehehehe.
    satu bulan untuk response, wow bapak memang an extreemly busy person.

    sukses pak.

    ehm, kalo boleh lagi nih, minta usulan judul thesis dong pak.
    terus terang saya “kangen” bimbingan bapak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: