7 Dosa Besar PowerPoint

Minggu lalu waktu, bertepatan dengan Hari Ibu 22 Desember 2007, saya bersama anak dan istri menonton Bee Movie. Sambil menunggu film diputar, saya sempatkan jalan-jalan di Gramedia. Ada sebuah buku yang terpajang agak menyolok dengan sampul putih tulis glossy warna merah. Judulnya “7 Dosa Besar (Penggunaan) PowerPoint” karya Isman H. Suryaman. Judul yang provokatif.

Isinya? Ternyata juga banyak memberikan contoh yang cukup menggelitik kita mentertawakan diri sendiri sebagai pelaku dosa sekaligus memberikan tips and trik untuk tobat dan tidak menggulangi dosa tersebut. Buku ini dikemas dalam bahasa yang renyah dan mudah dicerna tanpa mengernyitkan dahi. Anda cuma butuh waktu kurang dari 1 jam untuk mengkhatamkan buku yang ringan berisi ini. Anda penasaran?

Ini tujuh dosa besar tersebut:

1. Menyampaikan poin-poin tanpa cerita

2. Mencetak rangkaian slide presentasi sebagai handout

3. Membosankan

4. Mengaburkan informasi penting

5. Menyulitkan pembaca

6. Mengukur lama presentasi berdasar jumlah slide

7. Berlindung di balik komputer

8 comments
  1. Kasih ceritanya dikit dong pak 7-7nya, hehe jadi penasaran. Sayang, di kota saya tercinta ini akses untuk beli/cari buku agak sulit.. Apalagi gramedia…

  2. Wahyu said:

    128 hal harga Rp 25500

    wahhhhhhh mahal pak! mendingan bapak beli atu lg terus kasih ke perpus :-p!

    @ atas

    sinopsis nya cari aja di google :s

  3. Fathul Wahid said:

    Wah Kang Uung, Kabar baik. Sori belum sempat, tepatnya memaksa diri untuk sempat, main ke posko pemulihan UKM pasca gempa. Dari jauh urun dongo.

  4. Ya deeh… aku juga paham dengan kesibukan Bapak dekan. yang jelas kita tetep komit pada perjuangan temen2 UMKM. heheheh…..

    O..ya dulu Mbak Nurul nemui aku di Posko. Katanya penelitian. Moga sukses deh…. Apa yg bisa aku bantu, yoo aku bantu… Sak isaku… wong aku juga orang lapangan. Isaku yo kuwi….hehehe

    Thanks

  5. KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENUJU TERWUJUDNYA KNOWLEDGE BASED SOCIETY*

    Oleh: Soekartawi**
    (soekartawi@yahoo.com)

    ABSTRAK

    Pemerintah telah bertekat untuk mensukeskan pembangunan nasionalnya agar pada tahun 2025 nanti masyarakat Indonesia tergolong sebagai masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge based-society atau KBS). Masyarakat yang demikian dicirikan oleh masyarakat yang menyadari akan kegunaan dan manfaat informasi. Dalam KBS masyarakat telah memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengakses dan memanfaatkan informasi serta menjadikan informasi sebagai nilai tambah dalam peningkatan kualitas kehidupan’.
    KBS semakin diperlukan karena hal-hal sbb: (a). Semakin besarnya permintaan tenaga kerja terdidik (skill workers) yang menuntut adanya pendidikan sepanjang hayat. (b). Semakin besarnya pemanfaatan ICT yang berdampak pada proses produksi (proses produksi yang cepat, biaya produksi yang murah, diperlukan skill workers yang ICT-literate). (c). Semakin besarnya tuntutan wawasan global untuk mengetahui perkembangan ekonomi dunia (perdagangan, investasi asing, knowledge transfer). (d). Semakin besarnya kerjasama internasional dan karenanya sangat dibutuhkan network yang berskala internasional, dan (e). Semakin pentingnya R&D dan kegiatan lain yang melahirkan inovasi.
    Peran Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam ikut mewujudkan KBS telah dicanangkan dalam Visi dan Rencana Strategis (Renstra) Pendidikan Nasional dengan program yang dinamakan tiga pilar pembangunan pendidikan nasional. Visi Depdiknas adalah ’terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah’. Sementara tiga pilar pembangunan pendidikan nasional adalah (a). Pemerataan dan perluasan akses pendidikan; (b). Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing keluaran pendidikan; dan (c). Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan.
    Bila cita-cita menuju KBS ini dapat diwujudkan, maka tujuan pembangunan seperti yang diamanatkan dalam UUD-1945 yaitu ’mencerdaskan bangsa’ akan semakin dapat dicapai. Karena itulah maka kebijakan menuju KBS ini adalah (a). Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia; (b). Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar; (c). Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral; (d). Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global; dan (e). Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Namun demikian masih banyak kendala yang harus diperhatikan dan diselesaikan dalam menuju KBS ini yaitu, antara lain kendala yang berkaitan dengan (a). Konektivitas, dimana tidak semua daerah Indonesia terkoneksi dengan audio, video, komputer dan web-based technology; (b).Tersedianya SDM menguasai teknologi tersebut, (c). Isi pembelajaran yang digunakan, dan (d). Tersedianya kebijakan yang mendukung upaya-upaya menuju KBS.

    Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, ICT dan Knowledge Based Society.
    —————————————

    *Makalah Undangan (Invited Paper) disampaikan pada Konferensi Nasional Sistem Informasi (KNSI) 2008 yang diseleggarakan oleh Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, tanggal 14-15 Januari 2008.
    **Guru Besar Universitas Brawijaya Malang yang kini ditugaskan di Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

  6. Fathul Wahid said:

    @Prof Soekartawi, Terima kasih telah berbagi abstrak makalah.

  7. isman said:

    Pak Fathul, terima kasih sudah mengapresiasi buku 7 Dosa Besar (Penggunaan) PowerPoint. Semoga senantiasa bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: