Galak kepada diri sendiri

Suatu ketika seorang kolega bertanya, “Kok masih nyempetin nulis paper di jurnal internasional, padahal kan sibuk”. Jawab saya sederhana. Seringkali kita galak dengan orang lain. Menuntut ini itu. Tapi apakah kita pernah galak dengan diri sendiri, menuntut diri sendiri? Itu hal yang saya pelajari dari banyak orang yang menurut saya produktif.

Ketika saya bertemu dengan seorang penulis, yang sekarang sudah profesor, yang sangat produktif, saya bertanya resep untuk produktif. Ternyata, dia setiap hari menyempatkan diri, atau mungkin memaksa diri untuk disiplin, selama tiga jam setiap malam untuk menulis. Luar biasa. Ini contoh galak kepada diri sendiri.

Ketika dealine pengumpulan paper tinggal beberapa jam dan Anda harus lembur menembus batas hari sampai dini hari dan memaksa diri tidak tidur sampai paper selesai dan dikirim, Anda juga telah galak kepada diri sendiri. Ketika mahasiswa harus menghabiskan malam minggu di kamar mengerjakan tugas kuliah dan meninggalkan kebiasaan malam mingguan, itu juga contoh galak kepada diri sendiri.

Sudahkan Anda galak kepada diri sendiri? Tapi jangan lupa, di atas semua itu, Anda harus luruskan niat. Karena niat adalah sumber semangat.

12 comments
  1. zeindrisaputra said:

    wah….ini merupakan inspirasi baru dari bpk.
    Ayo semangat untuk menggalakan diri sendiri, biar cepat slesai kuliah-nya dan hidup disiplin karena masa depan tidak akan mau menunggu tapi harus dikerjar.

  2. yusdicool said:

    seperti yg bapak bilang…semua kembali kepada yg namanya NIAT…

    kalau niatnya ga 100% pasti galaknya juga ga 100%…ayo buat temen2, kita raih gelar Sarjana secepatnya…!!!

  3. Wahyu said:

    udah tak terapin pak galak ke diri sendiri..

    malem2 rabu begadang ngerjain tugas sampe jam 7 page nga tidur( lha dead line tgs jam 7 page)!

    imbas nya saya pas pelajaran etika profesi kemaren tidur di kelas!

    maaf ya pak

  4. Fathul Wahid said:

    Wah seneng juga kalau postingan ada manfaatnya untuk nambah motivasi. Jan-jane ini juga untuk memotivasi diri sendiri. Mari, kita galak kepada diri sendiri. Jangan hanya berani galak kepada orang lain.😀

  5. ayd yusdi kita cepet2an lulus..jadi kita harus galak ama diri kita..merdeka!!semangat 45🙂

  6. waduh, pak… saya ndak ngeliat kalau njenengan dah nulis ini. Jadi, judul ma topiknya sama dech….

  7. nico said:

    waduh pak. pas banget keadaannya dengan saya saat ini*curhat*:D

  8. matituaku said:

    harus selalu galak ma perasaan males, viktor (vikiran kotor), pemikiran sesat, perasaan destruktif, dan penyakit hati ya pak?;

  9. Hehe bener Pak.. Saya sering ngalamin itu, setiap ada deadline yang bertumpuk n saya paksain gak tidur, hingga akhirnya besok paginya saya tepar:D.. Kalo menurut saya boleh saja asalkan tidak terlalu diporsir Pak..

  10. resna said:

    setuju sekali,, sangat,, sangat ,, setuju…
    wah ini merupakan ide bagus baut ku, GALAK PADA DIRI SENDIRI…
    untuk menjadi seorang yang menghargai waktu!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: