Kaku vs. Tegas

Sebetulnya tidak mengagetkan ketika ada yang mengatakan bahwa ketegasan adalah sebuah kekakuan. Tergantung kepada posisi dan niat awal orang tersebut. Ketika seseorang menginginkan kelonggaran atas peraturan yang ada yang dalam budaya Indonesia dengan “kebijaksanaan”, predikat “kaku”lah yang muncul. Lain halnya jika tegaknya peraturan yang diinginkan. Predikat “tegas” dan pujian yang akan disematkan.

Kaku, tegas, atau fleksibel semuanya ada tempatnya. Nabi Muhammad adalah pribadi yang tegas kepada kaum kuffar, tetapi sekaligus penuh kasih kepada para pengikutnya. Asyidda’u alal kuffar, ruhama’u bainahum.

Bagi saya, termasuk ke dalam golongan kuffar adalah mereka yang tidak bersyukur dengan nikmat yang diberikan. Entah itu pekerjaan, kesehatan, maupun limpahan rejeki. Termasuk di dalamnya adalah mereka yang punya hobi mempersulit orang lain atau menyebar berita dusta. Orang seperti ini menginkari alias kafir terhadap amanah lain yang dibebankan kepadanya. Bukankah lawan kata kafir adalah syakir, orang yang pandai bersyukur. Kepada orang-orang seperti itu, apapun posisi Anda, apalagi jika Anda menjadi pimpinan, Anda harus mengambil sikap tegas.

Apapun kata orang, saya yakin saat ini atau nanti, Anda akan merasa telah berada dalam jalur yang benar melakukan itu. Jika tidak Anda lakukan ketegasan itu, bisa jadi Anda termasuk golongan the loser, dan rasa penyesalan dan bersalah yang sangat mungkin hadir menghantui Anda. Bukankah ini juga bagian dari ijtihad yang bisa Anda lakukan. Jika Anda salahpun, masih satu kebaikan yang Anda kerjakan, yaitu berani mengambil sikap dan keputusan.

3 comments
  1. rizky said:

    maaf jika isi pesan berikut mengganggu aktivitas kamu.. apa kamu mau blog kamu terkenal?aku cuma mau kasih tau aja, ada sebuah situs social bookmarking yang berisi kumpulan berita-berita menarik yang paling update diseluruh indonesia,dan memang situs ini berbasis bahasa indonesia… klo nggak keberatan tolong cek situs ini yah.. semoga bermanfaat..

    >>> http://www.lintasberita.com

    coba di share aja semua tulisan km di situs itu ,mudah2an bisa membantu naikkan traffic blog ini ,keep up the good post ok.. btw.. ever thought bout adding lintasberita’s widget?? cek disini aja yah

    >>> http://www.lintasberita.com/tools.php

    thanks…. sory klo keliatannya spamming.. but seriously… im just helping you out here…

  2. oediku said:

    Benar sekali yang bapak sampaikan diatas, bahwasannya kita sebagai manusia sering secara tidak sadar hanya bisa memandang seseorang itu hanya dari satu sisi saja, padahal jika kita hendak mengetahui dia dan mendapatkan manfaat yang jauh lebih banyak dengan mengenal dia maka kita juga harus bisa melihat dia secara keseluruhan.
    Lihat dia ketika sedang menghadapi masalah satu dengan masalah yang lain atau bagaimana dia menyelesaikan masalah itu, lihat dia ketika kita berselisih faham denganya, lihat dia ketika kebahagiaan menerpanya, lihat dia ketika kita berjalan denganya. lihat dia ketika kita dalam kesulitan.
    Sehingga dengan kita berusaha untuk sedikit bersabar dan mengkaji lebih dalam akan setiap tindakan yang diambil/dilakukan oleh seseorang maka kita akan
    jauh lebih bisa menerima apa yang namanya itu “tegas” dan apa itu “kaku”. Dan tentunya kita kelak akan bisa menerimanya dengan sikap yang lapang dada. Karena sesungguhnya bukan hak kita untuk mencela, menghina, menjelek-jelekkan manusia ,sebab hanya Allah-lah yang memiliki hak untuk itu.

  3. iroel said:

    Saya berpendapat dengan yang diatas, tegas itu harus punya prinsip dan saya sangat setuju…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: