Inovasi Titik Temu

medicieffectAlhamdulillah masih bisa meluangkan waktu baca buku. Sepulang kerja agak sore, sengaja saya mampir ke Social Agency untuk melihat-lihat buku baru. Cukup lama saya berdiri dan membalik-balik buku. Puluhan buku saya baca sinopsisnya. Mulai dari buku agama, pendidikan, filsafat, sampai dengan manajemen.

Ada yang menggelitik saya di sana. Saya temukan lebih dari 8 judul buku dengan nama pengarang Suyadi. Semuanya saya baca sinopsisnya. Trenyuh saya. Suyadi adalah kawan saya di Masjid Tunas Melati. Dia dulu adalah takmir masjid ketika masih mahasiswa. Hampir setiap hari dulu saya ketemu di masjid.

Sampai pada suatu saat ketika dia mau lulus dari UIN, dia curhat kepada saya. “Mau lulus ngapain ya Mas?”. Spontan saya jawab, “Nulis! Nulis adalah investasi dunia akhirat.” Ternyata ide bersambut. Akhirnya saya ajak dia ke perpustakaan kecil pribadi saya di rumah yang koleksinya belum mencapai 1000 buku. Beberapa buku diboyong ke masjid. Sekitar tiga bulan setelah itu, saya ketemu di masjid. Dia memberikan buku ke saya, Rahasia Puasa Senin Kamis. Tidak menyangka secepat itu. Kejadian itu tahun 2005an. Sekarang buku yang sudah dia tulis sekitar 10 buah. Luar biasa!

Cerita ini sejalan dengan buku yang barusan saya baca. Judul asli buku tersebut adalah The Medici Effect: Breakthrough Insights at the Intersection of Ideas, Concepts, and Cultures karya Frans Johansson. Versi Bahasa Indonesia diterbitkan oleh Serambi. Intinya adalah inovasi yang dilakukan oleh kawan saya tadi terjadi karena dia telah menembus batas-batas yang selama ini dia ciptakan. Menjadi penulis bukan sesuatu yang dia perkirakan sebelumnya, dan by training dia tidak dididik menjadi penulis.

Inovasi titik temu yang diperkenalkan dalam buku ini lahir karena hilangnya batas-batas yang selama ini dibuat.  Ketika ahli bidang A bertemu dengan ahli bidang B, makan akan muncul inovasi yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

Dalam dunia tulis-menulis di perguruan tinggi, saya sudah jarang menemukan sebuah artikel pada jurnal internasional dengan penulis tunggal. Sebagian besar ditulis bersama-sama dan berasal dari latar belakang ilmu yang berbeda. “Ilmu disiplin tunggal telah mati!”. Ketika orang informatika ketemu dengan orang kedokteran, muncullah informatika-kedokteran. Saat ini banyak ilmu dengan tanda hubun; bio-informatika, pemasaran-politik, neuro-linguistik, dan masih banyak lagi. Perkawinan lintas ilmu inilah yang akan menghasilkan inovasi titik temu yang seringkali sangat luar biasa.

Lagi-lagi jangan dibatasi pada ilmu yang sifatnya formal. Pengalaman yang beragam pun dipercaya mempunyai andil yang kuat dalam memunculkan ide kreatif. Jika Anda masih percaya kemapanan dan linieritas mempengaruhi masa depan dengan luar biasa, tambah pengalaman Anda. Baca, jalan-jalan, berubah pikiran, nakal, cari fakta brutal, berpikir lateral, berpikir di luar kotak, kubur ketakutan, abaikan dianggap aneh, jadilah yang lain! Hanya dengan itu, ide cemerlang akan Anda dapatkan!

The Medici Effect: Breakthrough Insights at the Intersection of Ideas, Concepts, and Cultures

4 comments
  1. Bambang said:

    Sepakat pak fatkhul dg ide tulisan di atas, seseorang akan mencapai kemajuan besar ketika dia dapat menembus batas-batas yang diciptakan sendiri. Sebenarnya kemampuan jelajah akal manusia yang diberikan oleh Alloh sungguh luar biasa, cuma terkadang potensinya tidak digunakan secara optimal. Ok, mari kita terus menulis dan berkarya, sebagai dakwah bil kitabah kepada ummat. Salam.

  2. Fathul Wahid said:

    @Pak Bambang, Setuju dan mari terus menulis.

  3. ahmad js said:

    ternyata pak wahid masih sempat memperhatikan anak sufah masjid tm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: