Selamat Jalan Yi Ma’ruf!

Almarhum KH Ma'ruf Irsyad

Almarhum KH Ma'ruf Irsyad

Innalillahi wa inna ilaihi ro’jiun. Begitu kalimat pembuka sebuah pesan pendek yang saya terima pada Kamis (22/07/2010). “Telah meninggal dunia guru kita, beliau KH. Ma’ruf Irsyad”. Yi Ma’ruf, begitu kami sering memanggilnya, telah berpulang ke rahmatullah dengan tenang. Mudah-mudahan khusnul khotimah perjalanan hidup beliau.

Kami, para murid beliau, menjadi saksi bahwa Yi Ma’ruf, pengasuh Pondok Pesantrean Raudlotul Muta’aallimin di Langgar Dalem Kudus, adalah guru yang sederhana dan mengajar tanpa pamrih. Ketika tahun 1986-an kami mondok di sana kalau mengajar di berbagai tempat, sepeda ontel onta selalu dibawanya. Tidak jarang, para santri pun gantian membersihkan sepeda beliau.

Saya masih ingat betul, di Pondok yang berukuran tidak lebih dari 150 meter persegi itu dihuni lebih dari 60 orang. Hanya ada tujuh kamar dan satu kamar untuk pengurus pondok, para santri senior. Kami pun harus tidur seadanya beralas sajadah atau langsung di lantai. Tidak jarang, kami juga tidur di masjid-masjid di sekitar Pondok, terutama kalau musim ujian tiba dan kami harus mencari tempat yang agak sepi. Tiap bulan, kami hanya ditarik uang listrik sekitar Rp 4.000 rupiah. Para santri tidak ditarik biaya sepeserpun untuk menggaji beliau atau guru yang lain.

Para santri masak sendiri. Bahkan beberapa kalau pulang, datang ke Pondok dengan membawa beras. Begitu sederhananya Pondok itu dan kami.

Hal tersebut tidak membuat kami dan Pondok sepi. Aktivitas dimulai dari sebelum subuh. Pak Yai, sebutan singkat kami untuk beliau, selalu membangunkan yang masih tertidur. Sehabis subuh dilanjutnya dengan tadarus individual di depan beliau. Satu-satu, sampai semua santri mendapatkan kesempatan.

Pada waktu siang, semua santri, harus pergi sekolah. Sebagian besar santri sekolah Madrasah Qudsiyyah dan Madrasah TBS. Santri yang paginya belajar di sekolah umum, sorenya harus mengikuti Madrasah Mu’awanatul Muslimin. Sehabis Maghrib, mengaji rutin dilanjutkan di Masjid Kaujon. Materi pengajian berfokus pada Tafsir Jalalain dan Kitab Riyadlush Sholihin. Selain kitab tersebut, kitab lain yang manjadi sumber kajian adalah Syafinatun Najah, Fathul Qorib, Fathul Mu’in, Bulughul Marom, dan lainnya.

Penghormatan terakhir kepada Almagfurlah KH Ma'ruf Irsyad di Masjid Menara Kudus

Penghormatan terakhir kepada Almagfurlah KH Ma'ruf Irsyad di Masjid Menara Kudus

Kesederhaan dan keikhlasan beliau sangat memberi semangat kepada kami, para santri. Tidak terasa sudah lebih 20 tahun saya meninggalkan pondok. Pada tahun-tahun awal, sewaktu masih di SMA, saya masih sempat sowan setiap lebaran dan melayani tamu beliau (laden). Hanya beberapa kali laden saya lakukan. Saya sering ditanyakan Pak Yai kepada orangtua saya ketika Pak Yai kebetulan makan di rumah orangtua saya, ketika mengisi pengajian di kampung saya. Sudah sangat lama saya tidak sowan, sampai akhirnya saya terima pesan pendek. Pak Yai, sudah menyelesaikan tugasnya, dan menghadap Allah.

Selamat jalan Pak Yai! Saya yakin Allah telah menyiapkan temat terbaik untuk Pak Yai!

7 comments
  1. Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun…semoga diterima amal beliau di sisi Allah…

    • Fathul Wahid said:

      Amin.. amin..

    • Fathul Wahid said:

      Iya Kang, saya juga sudah baca. Saya mau komentar tapi belum sempat sign-up. Mudah-mudahan Allah memberikan yang terbaik untuk Mbak Yai.

  2. m zainudin aklis said:

    semoga amalnya yai ditrima allah.

    • Fathul Wahid said:

      Amin.. amin.. amin..

  3. idris, santri yang nakal yang hanya mondok 1 bulan pulang 4 kali said:

    Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun, semoga guruku diterima segala amalnya, dan diampuni dosanya.. amieen….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: