Webometrics dan Promosi Perguruan Tinggi

Setelah ditunggu cukup lama oleh banyak perguruan tinggi (PT), Selasa (20/07), Cybermetrics Lab., grup riset dari Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC) yang berkedudukan di Spanyol merilis kembali peringkat universitas dunia versi Webometrics. Beberapa jam setelah peringkat terbaru keluar, server Webometrics (www.webometrics.info) bahkan mengalami gangguan karena harus melayani jumlah kunjungan yang sangat banyak.

Sebanyak 20.000 PT sedunia dimasukkan pada pemeringkatan versi Juli 2010, naik sebanyak 12.000 dari versi Januari 2010. Pada Januari 2010, sebanyak 42 PT, sedang pada Juli 2010 terdapat kenaikan yang signifikan menjadi 140. Sebanyak 27 PT Indonesia masuk ke dalam 100 besar PT Asia Tenggara. Hal ini mengindikasikan bahwa PT di Indonesia semakin serius dalam mengelola situs Web untuk berbagai keperluan. sejalan dengan tujuan pemeringkatan Webometrics, yaitu mulai dari berbagi informasi kepada masyarakat, membuka akses publikasi ilmiah, dan material akademik, sampai dengan promosi.

Webometrics dan Posisi PT Yogyakarta

Dari 140 PT Indonesia yang masuk peringkat webometrcis, sebanyak 14 alias 10% berasal dari Yogyakarta. Beberapa PT Indonesia mengalami kenaikan peringkat secara global, beberapa yang lain kurang beruntung, alias mengalami penurunan. Dari 14 PT di Yogyakarta, sebanyak empat adalah perguruan tinggi negeri (PTN), dan sisanya adalah perguruan tinggi swasta (PTS). Di kalangan PTN di Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) menduduki posisi 2 nasional dan 611 international, diikuti oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) posisi 26 nasional 2.927 internasional. Institut Seni Indonesia (ISI) dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) juga masuk dalam peringkat terbaru. Masuknya UIN Suka adalah yang pertama kali sejak pemeringkatan Webometrics yang dikeluarkan sejak 2004. UIN Suka menduduki posisi 52 nasional dan 6.687 internasional. Pada versi Juli 2010, hanya ada tiga UIN yang masuk dalam pemeringkatan.

Di kalangan PTS, Universitas Islam Indonesia (UII) menduduki 11 nasional dan 1.742 internasional. PTS dari Yogyakarta lain yang masuk adalah STMIK Amikom, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sanata Dharma, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND, Universitas Pembangunan “Veteran”, dan STMIK Akakom.

Ada empat aspek yang nilai dalam pemeringkatan Webometrics; (1) visibility (bobot 50%), yaitu seberapa banyak tautan eksternal ke sebuah situs Web; (2) size (20%), yaitu jumlah halaman yang mengindikasikan kekayaan informasi; (3) rich files (15%), yaitu banyak file dalam format doc, pdf, ppt, dan ps; dan (4) scholar (15%), yaitu jumlah publikasi ilmiah. Semua konten tersebut bukan hasil kerja semalam, tetapi hasil dari proses yang terkelola dengan baik. Sebagai contoh, jika dosen tidak aktif meneliti dan publikasi, bagaimana aspek scholar dapat dinaikkan? Namun demikian, perlu dicatat bahwa semua indikator itu didasarkan pada keterkenalannya di mesin pencari (search engine) utama yang digunakan dalam pemeringkatan, yaitu Yahoo, Google, Exalead, dan Live Search.

Artinya, berapapun banyaknya konten yang dimiliki, tetapi jika tidak dikenali oleh mesin pencari, maka konten tersebut tidak akan mempengaruhi pemeringkatan. Karenanya, situs Web selain dirancang untuk memuaskan pemilik (PT) dan pengunjung (masyarakat), juga harus memuaskan mesin pencari.

Pemuas Pemilik, Pengguna, dan Mesin Pencari

Selain konten pada situs Web dibuat untuk memberikan gambaran yang gambaran PT yang bersangkutang dengan sangat lengkap, dan pengunjung memperoleh informasi yang dibutuhkan, situs Web juga harus dirancang supaya akrab terhadap mesin pencari (search engine friendly). Situs Web bukankah situs berita kegiatan, karenanya harus juga berisi berbagai informasi yang bermanfaat, baik secara personal pengunjung maupun untuk mencerdaskan masyarakat. Karena itu, akses kepada konten akademik yang berhubungan kepentingan masyarakat perlu dibuka selebar-lebarnya.

Supaya situs Web dikenali dengan baik oleh mesin pencari, aktualitas konten perlu dijaga secara kontinu dengan tetap mempertimbangkan kemudahan crawler (aplikasi dari mesin pencari) untuk mengenali situs Web untuk dapat diindeks dalam basisdata mesin pencari. Sebagai ilustrasi, laba-laba akan lebih senang mendekati mangsa bergerak (situs Web yang selalu dimutakhirkan) yang terjerat daripada benda mati yang menempel pada jaring (situs Web yang pasif atau tidak terurus). Keberadaan peta situs (sitemap), metadata yang dikelola dengan baik, ketiadaan tautan putus (broken link) – untuk menyebut beberapa –, akan sangat membantu mesin pencari dalam mengidentifikasi kekayaan konten situs Web.

Debat dan Promosi

Debat tentang perlu tidaknya mengalokasikan sumberdaya untuk pemeringkatan Webometrics masih berlangsung sampai saat ini. Namun demikian, ketika masyarakat semakin melek Internet dan kebutuhan akan informasi semakin tinggi, perbaikan situs Web yang dilakukan dengan serius adalah sebuah keniscayaan. Belum lagi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional juga sangat mendukung pemeringkatan ini.

Pemeringkatan ini semakin penting jika dikaitkan dengan tujuan promosi PT melalui Internet. Tidak hanya untuk menarik calon mahasiswa, tetapi juga membuka akses terhadap informasi yang bermutu kepada masyarakat, disamping juga menarik mitra kerjasama dalam dan luar negeri, baik dari dunia pendidikan, industri, lembaga swadaya masyarakat, dan pemerintah. Tidak jarang, situs Web adalah jujugan pertama ketika ingin mengetahui informasi tentang sebuah PT. Bahkan tidak jarang anak-anak SMA juga menggunakan pemeringkatan Webometrics dalam menentukan pilihannya, seperti banyak terekam dalam situs Yahoo!Answer. Jika demikian, masihkah kita alokasikan energi untuk debat yang tidak berujung, atau untuk memperbaiki situs Web yang kita kelola?

** Tulisan ini dibuat bersama dengan Ipan Pranashakti, dan telah dimuat di rubrik Opini SKH Kedaulatan edisi 24 Juli 2010.

2 comments
  1. Asslamu’alaikum. Pak ini kunjungan pertama Saya🙂, Saya bangga bisa berkenalan dengan Webometrics sejak beberapa bulan terakhir ini, terimakasih atas bimbingannnya juga. Kami selalu berusaha belajar dari setiap tantangan yang ada.

  2. jika “web o metric” juga menilai tentang pesan dan kesan (baca: rate atau like) dari orang-orang yang menggunakan jasa dari universitas yang bersangkutan pasti lebih bagus lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: