Bahasa Indonesia, oh bahasa Indonesia!

Sejak 27 Oktober 2009 saya menyisipkan kategori baru dalam blog ini: “bahasa Indonesia”. Belum banyak yang saya tulis dalam kategeori ini. Baru tujuh tulisan pendek yang saya bisa buat dan unggah. Yang menarik, statistik blog saya menunjukkan bahwa tulisan-tulisan tersebut selalu diakses setiap harinya. 

Berikut adalah judul dan statistik untuk lima tulisan pertama. Dua tulisan yang lain baru saya unggah beberapa hari yang lalu.

– Remunerasi atau renumerasi (dilihat 1.164 kali)

– Photocopy, fotocopy, fotocopi, fotokopy, atau fotokopi (dilihat 833 kali)

– Praktek atau praktik, apotek atau apotik (dilihat 1.137 kali)

– Merubah atau mengubah (dilihat 876 kali)

– Analisa atau analisis (dilihat 1.207 kali)

Pelajaran apa yang bisa dipetik? Dengan sedikit kepedulian dan kecintaan dalam menjaga bahasa Indonesia yang benar, kita bisa menyebar kebaikan dan “menyelematkan” orang dari “kesesatan berbahasa”. Paling tidak inisiatif kecil saya dalam kelima tulisan itu, telah menyelamatkan paling tidak 5.000 orang dari “kesesatan berbahasa”.

Maukah anda bergabung menjadi “sang penyelamat” dengan inisiatif kecil yang berangkat dari kegelisahan terhadap penggunaan bahasa yang sewenang-wenang? Mulailah dari pengamatan keseharian untuk menemukan kesalahan penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam ragam tutur maupun tulis. Beri judul tulisan Anda yang bisa mengakrabkannya dengan mesin pencari. Orang biasanya mencari dengan kaca kunci tertentu, seperti “analisis atau analisa” dan “praktek atau praktik”. Dengan meningkatkan kemungkinan ditemukan oleh mesin pencari, maka peluang manfaat tulisan Anda bagi orang lain akan semakin besar. Mari!

4 comments
  1. sukamto said:

    terima kasih pak Fathul akan saya terapkan di Blog saya, mudah-mudahan bernialai jariyah, amin

  2. sukamto said:

    Terima kasih pak Fathul, akan saya terapkan dalam Blog saya, mudah-mudhan menjadi Jariyahnya. Amin.

    • Fathul Wahid said:

      Sama-sama Pak Kamto. Mudah-mudahan ada manfaatnya.

  3. Alam said:

    jujur, saya sendiri kadang lupa sama bahasa yang baku, terlalu sering mendengar dan menggunakan bahasa ngawur, apalagi dosen sering memakai istilah bahasa inggris.. gawat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: