Kawan Baru

Tet, tet, teeeettttt!!!!

Suara klakson mobil di belakangku ketika aku menyeberang jalan berbunyi cukup keras. Jarang sopir Norwegia katrok seperti itu.

Sepeda kukayuh seperti biasa, dengan menahan dinginnya udara pagi. Aku menengok ke arah mobil tadi. Sopirnya tersenyum kepadaku dan mengacungkan jempolnya.

Aku pun mengacungkan jempol kepadanya, sambil tersenyum.

***

Tengah hari, dua minggu yang lalu. Pesawat yang membawaku dari Schipol setelah berhenti sejenak di Kopenhagen mendarat di Bandara Kjevik, Kristiansand. Kjevik terasa sangat lengang. Pesawat yang saya tumpangi nampaknya yang terakhir mendarat, meskipun matahari masih menampakkan dirinya.

Setelah menunggu cukup lama, bagasi akhirnya keluar. Taksi menjadi pilihanku untuk pulang kembali ke apartemen. Koper yang lumayan berat harus saya tarik sampai ke tempat pemberhentian taksi. Seperti biasa, saya pun duduk di depan, jika hanya sendirian menaiki taksi. “Ada teman bicara,” pikirku.

“Hei,” sapa sopir taksi.

“Hvor kommer du fra*,” tanya dia dalam bahasa Norwegia, seakan yakin bahwa aku bisa.

“Jeg kommer fra Indonesia. Men, idag kommer jeg fra Holland**,” jawabku.

Kami pun ngobrol sepanjang perjalanan. Apa yang diketahui dia tentang Indonesia? Dia tahu Indonesia sangat indah. Dan, dia ingat banyak berita tentang kerusuhan yang sampai ke media Norwegia.

“Jika kamu taruh peta Indonesia di atas peta Eropa, Indonesia seperti dari London sampai Istambul,” terangku. Kerusuhan yang terjadi di sebuah tempat di Indonesia, sangat mungkin tidak berdampak pada tempat yang lain yang sangat jauh.

Dalam perjalanan, aku menelepon seorang kawan. Tidak banyak yang kami bicarakan. Hanya mengabarkan bahwa aku sudah kembali ke Kristiansand. Setelah sekitar setengah jam, sampaikan aku di apartemen.

“Mandi dan istirahat adalah pilihan tepat,” pikirku.

Masih agak sore. Aku akan telpon keluarga di Indonesia. Aku cari ponsel untuk menelepon. Meja, saku jaket, dua koper, saya cek. Ponsel tidak saya temukan.

Aku pun menentramkan diri. Menyiapkan minuman hangat di dapur. Aku pinjam ponsel seorang kawan, untuk menelepon ke ponselku yang ketlingsut. Tidak ada suara ponsel di kamar. Aku pun coba sekali lagi. Setelah agak lama, ada suara menjawab.

“Er du som kommer fra Indonesia?***”, tanya laki-laki di seberang.

“Ja****,” jawabku.

Alhamdulillah, ponselku ternyata terjatuh di dalam taksi dan ditemukan sopir taksi.

“Your phone is safe with me,” kata dia menetramkanku dalam bahasa Inggris.

Aku akan menemui dia, besok siang di sebuah Stasiun BBM, sepulang dia dari bekerja.

Setelah menunggu sebentar, sebuah mobil memasuku area Stasiun BBM. Mobil Peugeot warna hijau tua. Iya, dia adalah sopir taksi yang membawa saya dari bandara kemarin.

“Jeg vet ikke hvordan kan jeg takke deg?*****,” kataku kepadanya.

Aku bawakan dia kue nastar yang tersisa dari Indonesia dan makanan lain yang aku beli di toko dalam perjalanan menemui dia.

“Tusek takk. God helg!******,” kata dia.

***

Ternyata, yang membunyikan klakson adalah dia, si sopir taksi. Ya, aku pernah hampir kehilangan ponsel. Ponsel kembali dan aku mendapatkan kawan baru, meskipun, aku belum tahu namanya. Sebut saja namanya: Ole Norman.

Betul kata orang bijak, “Ketika kamu kelihangan sesuatu, jangan terlalu sedih. Bisa jadi, kehilangan itu adalah pintu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik.”

Tusen takk Ole!*******

Kristiansand, 23 Oktober 2010

Catatan:

* Kamu dari mana?

** Aku dari Indonesia, tetapi hari ini aku dari Belanda.

*** Apakah kamu yang dari Indonesia?

**** Ya.

***** Aku tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih.

****** Terima kasih. Selamat berakhir pekan.

******* Terima kasih Ole.

1 comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: