Jogjakarta, Yogyakarta, Jogyakarta, Djokja, atau …

Anda bingung, mana yang benar dan baku? Jika jawaban Anda “ya”, nampaknya teman Anda banyak. Nama kota ini yang juga sekaligus nama provinsi memang paling banyak ditulis secara tidak konsisten dan cenderung diubah-ubah secara brutal di seluruh Indonesia. Beberapa dari kita mungkin akan berkementar, “ngapain repot-repot mempermasalahkan, kayak tidak ada kerjaan saja.”

Jika yang salah menuliskan atau menyebutkan adalah orang awam yang kalis dari pendidikan, mungkin saya juga akan memakluminya, meskipun kesalahan yang dilakukan oleh banyak orang tetap merupakan kesalahan. Tetapi, kalau sampai lembaga pemerintah ikut-ikutan berbuat salah, tanpa mengetahui yang benar, rasanya kok tidak elok kalau tidak peduli.

Variasi nama tersebut, semuanya dapat Anda temukan dalam keseharian. Berikut beberapa contoh. Nama gedung pameran terbesar di dekat Kebun Binatang Gembira Loka disebut dengan Jogja Expo Center; kode Bandara International AdiSutjipto adalah JOG; alamat situs web yang bisa Anda temukan adalah http://www.jogjakota.go.id dan http://www.jogjaprov.go.id; papan nama sebuah perusahanaan telekomunikasi yang berjarak hanya 100 meter (sekali lagi hanya 100 meter) dari Balai Kota, menuliskan Jogyakarta sebagai alamat pada papan namanya yang sangat besar; perusahaan kaos Dagadu dengan bangga menyebutnya dengan Djokja. Kemudian mana yang benar?

Saya masih ingat ketika Pemerintah Provinsi beberapa tahun yang lalu mendatangkan pakar pemasaran, Hermawan Kertajaya. Hermawan mengusulkan, kalau tidak salah, ada “merek dagang” yang perlu dibuat. Kemudian muncullah, “Jogja, Never Ending Asia” dan muncul juga nama “Jogja Expo Center” setelahnya. Jogja adalah “merek dagang”, bukan nama resmi. Hanya saja, sialnya, informasi yang sampai ke masyarakat tidak lengkap, ditambah sikap tidak peduli dari sebagian masyarakat. Saya temukan beberapa alamat kop surat lembaga pemerintah tidak menggunakan kata Yogyakarta.

Penelusuran saya terhadap dokumen resmi pemerintahan (salah satunya dari Kementerian Dalam Negeri), nama yang benar adalah Yogyakarta, Saudaraku! Menggunakan “Y” dan bukan “J”. Anda bisa menggunakan “J” dan benar jika Anda putar waktu ke belakang sampai sebelum diperkenalkannya Ejaan Yang Disempurnakan pada tahun 1974 yang salah duanya mengubah “J” menjadi “Y”, dan “DJ” menjadi “J”.

Apa masalahnya kalau variasi ini tidak diluruskan? Banyak. Dalam era di mana teknologi informasi menjadi penting, konsistensi data juga menjadi penting. Pernah suatu waktu saya hampir tidak jadi memesan barang untuk dikirim ke Yogyakarta, karena nama kota ini tidak ada dalam daftar. Ternyata kota Yogyakarta terdaftar sebagai Jogjakarta. Sebuah tulisan yang saya kirim ke sebuah konferensi di luar negeri tiba-tiba kota alamat penulis diubah oleh panitia di sana menjadi Jogjakarta, padahal saya menuliskan aslinya dengan Yogyakarta.😉

Jika memang variasi ini akan diteruskan dengan dalih mengakomodasi kreativitas, nampaknya juga tidak ada masalah, selama dapat selalu dibedakan dengan baik, kapan istilah Yogyakarta digunakan, kapan istilah yang lain digunakan. Tidak mudah memang. Bukankah memang hidup seperti itu?!

3 comments
  1. Wajar aja masyarakat banyak yang bingung (termasuk saya), pemerintahnya sendiri juga sepertinya kebingungan kok!

  2. Evi said:

    just a blog walker…dan kesangkut ma blog ini. Bahasannya menarik, pak ^ ^. Kebetulan saya belajar di jurusan bahasa Indonesia dan setahu saya penulisan baku kota tersebut memang Yogyakarta, sedangkan penulisan djokja, jogja atau yang lainnya menurut saya sebagai pengaruh dari perkembangan bahasa tulis Indonesia dan kenyamanan persepsi masing-masing orang dalam menuliskan nama kota tersebut (selain sebagai bentuk kreatifitas tentunya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: